Apakah Produk Hanasui Sudah BPOM & Aman Tanpa Merkuri?
Hanasui merupakan merek kosmetik yang memiliki beragam produk perawatan kulit, mulai dari serum, moisturizer, sunscreen, masker, hingga produk wewangian. Sejumlah […]
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Merk | HANASUI |
| Nama Produk | POWER PEELING SERUM |
| Barcode | (90)NA18220104003(91)250418 |
| Nomor BPOM | NA18220104003 |
| Kategori | Kosmetika |
| Tanggal Terbit | 10 Maret 2025 |
| Pendaftar | Eka Jaya Internasional, PT |
| Industri/Pabrik | EKA JAYA INTERNASIONAL |
| Kemasan | Botol dalam dus ukuran 5 mL, 10 mL, 15 mL, 20 mL, 25 mL, 30 mL, dan 50 mL |
Barcode untuk HANASUI Power Peeling Serum berdasarkan nomor notifikasi yang tercantum adalah (90)NA18220104003(91)250418. Format tersebut menggunakan nomor notifikasi BPOM NA18220104003 dengan tambahan kode aplikasi (90).
Konsumen dapat menggunakan nomor tersebut untuk membantu mencocokkan identitas produk dengan data registrasinya. Selain nomor BPOM, periksa juga nama produk, merek, pendaftar, industri kosmetika, serta jenis dan ukuran kemasan.
Ya, berdasarkan data yang tercantum, HANASUI Power Peeling Serum memiliki nomor notifikasi BPOM NA18220104003. Produk tersebut masuk dalam kategori kosmetika dengan tanggal terbit notifikasi 10 Maret 2025.
HANASUI memiliki beberapa produk serum dan eksfoliasi dengan nomor notifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, konsumen perlu mencocokkan nama produk secara lengkap ketika melakukan pengecekan agar tidak tertukar dengan produk HANASUI lainnya.
Berdasarkan informasi registrasi yang tercantum, Eka Jaya Internasional, PT menjadi pendaftar HANASUI Power Peeling Serum. Sementara itu, EKA JAYA INTERNASIONAL tercantum sebagai industri kosmetika.
Data registrasi mencantumkan produk dalam kemasan botol yang dilengkapi dus. Ukuran yang terdaftar meliputi 5 mL, 10 mL, 15 mL, 20 mL, 25 mL, 30 mL, dan 50 mL.
HANASUI Power Peeling Serum memiliki nomor notifikasi BPOM berdasarkan data yang tercantum. Namun, produk peeling atau eksfoliasi tetap berpotensi menyebabkan iritasi jika penggunaannya tidak sesuai dengan petunjuk, kondisi kulit, atau toleransi pengguna.
Data BPOM yang diberikan tidak mencantumkan komposisi maupun konsentrasi bahan aktif. Oleh karena itu, konsumen perlu membaca daftar ingredients, cara penggunaan, frekuensi pemakaian, serta peringatan pada kemasan sebelum menggunakan produk.
Berdasarkan nama produknya, HANASUI Power Peeling Serum mengarah pada produk perawatan eksfoliasi. Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati pada permukaan kulit sehingga kulit dapat terlihat lebih halus dan tidak terlalu kusam.
Bahan eksfoliasi tertentu juga dapat membantu merawat tampilan pori-pori tersumbat dan warna kulit yang tidak merata. Namun, manfaat spesifik HANASUI Power Peeling Serum tetap bergantung pada bahan aktif dan konsentrasi yang terdapat dalam formulanya.
Data yang diberikan tidak mencantumkan komposisi. Karena itu, keberadaan maupun kadar AHA, BHA, PHA, atau bahan peeling lainnya tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan nama produk.
Peeling serum umumnya berfungsi membantu proses eksfoliasi pada permukaan kulit. Produk ini berbeda dari scrub karena proses eksfoliasinya biasanya tidak mengandalkan gesekan butiran fisik.
Eksfoliasi yang sesuai dapat membantu menjaga tekstur kulit agar tampak lebih halus. Sebaliknya, penggunaan yang terlalu sering dapat mengganggu skin barrier dan membuat kulit terasa kering, perih, kemerahan, atau lebih sensitif.
Data registrasi yang diberikan tidak mencantumkan batas usia penggunaan HANASUI Power Peeling Serum. Oleh karena itu, konsumen perlu mengikuti rekomendasi usia yang terdapat pada kemasan atau informasi resmi dari produsen.
Pengguna berusia remaja tidak selalu membutuhkan peeling serum. Rutinitas skincare sebaiknya menyesuaikan kebutuhan kulit, dan pengguna dengan masalah jerawat berat atau kulit sangat sensitif dapat berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum menggunakan produk eksfoliasi yang kuat.
Gunakan HANASUI Power Peeling Serum sesuai petunjuk pada kemasan. Produk peeling memiliki formula dan cara penggunaan yang dapat berbeda sehingga konsumen tidak sebaiknya meniru durasi pemakaian produk peeling dari merek lain.
Bersihkan wajah terlebih dahulu, kemudian aplikasikan produk sesuai jumlah yang direkomendasikan. Hindari area mata, bibir, luka terbuka, serta bagian kulit yang sedang mengalami iritasi.
Jika petunjuk produk meminta pengguna membilas serum setelah beberapa menit, ikuti durasi tersebut. Jangan memperpanjang waktu penggunaan dengan anggapan bahwa hasilnya akan menjadi lebih cepat.
Data BPOM yang diberikan tidak menjelaskan apakah HANASUI Power Peeling Serum merupakan produk rinse-off atau leave-on. Karena itu, konsumen perlu mengikuti petunjuk penggunaan yang terdapat pada kemasan.
Jika produsen meminta pengguna membilas produk setelah durasi tertentu, jangan membiarkannya menempel semalaman. Sebaliknya, jika formulanya memang dirancang sebagai produk leave-on, gunakan sesuai instruksi yang diberikan.
Durasi penggunaan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan nama produk. Konsentrasi dan jenis bahan peeling dapat memengaruhi berapa lama produk sebaiknya berada pada kulit.
Gunakan durasi yang tercantum pada petunjuk resmi HANASUI. Membiarkan peeling serum terlalu lama dapat meningkatkan risiko iritasi dan tidak menjamin hasil yang lebih baik.
Frekuensi penggunaan perlu mengikuti rekomendasi produsen karena data yang diberikan tidak mencantumkan bahan aktif maupun konsentrasinya. Hindari langsung menggunakan peeling serum terlalu sering ketika baru pertama kali mencobanya.
Pengguna dapat memulai secara bertahap sesuai petunjuk produk dan mengamati respons kulit. Kurangi frekuensi jika kulit mulai terasa kering, mudah perih, kemerahan, atau mengalami pengelupasan berlebihan.
Produk peeling umumnya lebih praktis masuk ke dalam rutinitas malam. Cara ini juga memudahkan pengguna menjaga rangkaian skincare tetap sederhana setelah melakukan eksfoliasi.
Namun, petunjuk pada kemasan tetap menjadi acuan utama. Pada pagi hari setelah eksfoliasi, gunakan sunscreen secara memadai untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Setelah proses peeling selesai sesuai petunjuk, pengguna dapat memprioritaskan produk yang membantu menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit. Moisturizer dapat menjadi bagian penting dalam rutinitas setelah eksfoliasi.
Hindari menumpuk terlalu banyak bahan aktif kuat dalam satu sesi perawatan. Rutinitas sederhana setelah peeling dapat membantu mengurangi kemungkinan kulit mengalami iritasi.
Pengguna perlu berhati-hati ketika menggabungkan peeling serum dengan bahan aktif lain yang juga berpotensi menyebabkan iritasi. Pemakaian beberapa produk eksfoliasi sekaligus dapat meningkatkan risiko over-exfoliation.
Retinoid juga dapat terasa terlalu kuat jika digunakan bersamaan dengan peeling serum pada sebagian orang. Pemula dapat memisahkan jadwal penggunaan untuk membantu menjaga toleransi kulit.
Namun, tidak semua kombinasi bahan aktif harus dianggap mutlak terlarang. Jenis bahan, konsentrasi, formula, frekuensi pemakaian, dan kondisi kulit turut menentukan toleransi pengguna.
Penggunaan peeling serum dan retinol dalam satu rutinitas dapat meningkatkan potensi iritasi, terutama pada kulit sensitif atau pengguna yang baru mengenal bahan aktif. Karena itu, memisahkan jadwal keduanya dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana.
Pengguna dapat menggunakan peeling serum dan retinol pada malam yang berbeda apabila petunjuk masing-masing produk memungkinkan. Kurangi bahan aktif apabila kulit mulai terasa kering, perih, atau mengalami kemerahan.
Beberapa bahan eksfoliasi dapat membantu merawat kulit yang rentan mengalami pori-pori tersumbat. Namun, manfaat spesifik HANASUI Power Peeling Serum terhadap jerawat tidak dapat ditentukan tanpa mengetahui komposisi dan konsentrasi bahan aktifnya.
Hindari mengoleskan peeling serum secara agresif pada jerawat yang luka atau kulit yang sedang mengalami peradangan berat. Jerawat berupa nodul, kista, atau jerawat yang meninggalkan jaringan parut sebaiknya mendapat evaluasi dari dokter kulit.
Eksfoliasi dapat membantu merawat tampilan warna dan tekstur permukaan kulit yang tidak merata, tergantung bahan aktif yang digunakan. Karena itu, peeling serum dapat relevan untuk beberapa jenis noda setelah jerawat.
Namun, noda kehitaman berbeda dari jaringan parut cekung atau menonjol. Produk skincare memiliki keterbatasan dalam memperbaiki jaringan parut yang dalam sehingga kondisi tersebut mungkin memerlukan prosedur dermatologis.
Bruntusan dapat muncul akibat pori-pori tersumbat, iritasi, atau kondisi kulit lainnya. Bahan eksfoliasi tertentu dapat membantu merawat pori-pori tersumbat, tetapi tidak semua bruntusan membutuhkan eksfoliasi.
Jika benjolan kecil disertai gatal, kemerahan, atau rasa terbakar, jangan menambah frekuensi peeling. Penggunaan eksfoliasi pada kulit yang sudah mengalami iritasi justru dapat memperburuk kondisi.
Kemungkinan purging bergantung pada jenis bahan aktif yang terdapat dalam formula. Bahan tertentu yang memengaruhi proses pergantian sel dapat membuat sebagian pengguna mengalami perubahan kondisi kulit pada tahap awal.
Namun, tidak semua jerawat setelah menggunakan peeling serum merupakan purging. Jerawat yang muncul di area baru, disertai gatal, rasa terbakar, kemerahan berat, atau pembengkakan dapat menunjukkan iritasi atau ketidakcocokan.
Pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati ketika menggunakan produk peeling. Formula eksfoliasi dapat menimbulkan rasa perih atau iritasi pada sebagian pengguna, terutama ketika skin barrier sedang terganggu.
Lakukan uji tempel dan ikuti petunjuk penggunaan secara ketat. Hindari peeling ketika kulit sedang sangat kering, mengalami luka, terbakar matahari, atau menunjukkan tanda iritasi.
Keamanan produk selama kehamilan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan nama dan nomor BPOM karena data yang diberikan tidak mencantumkan komposisi. Jenis serta konsentrasi bahan peeling perlu diketahui terlebih dahulu.
Ibu hamil sebaiknya membaca daftar ingredients dan berkonsultasi dengan dokter jika ragu mengenai bahan aktif tertentu. Langkah ini penting terutama apabila pengguna juga memakai obat kulit atau produk aktif lainnya selama kehamilan.
Eksfoliasi berlebihan dapat membuat skin barrier terganggu. Tanda yang dapat muncul antara lain kulit terasa sangat kering, perih ketika menggunakan skincare, kemerahan, mengelupas, terasa kencang, atau menjadi jauh lebih sensitif.
Jika kondisi tersebut muncul, hentikan sementara produk peeling dan bahan aktif yang berpotensi mengiritasi. Gunakan rutinitas sederhana yang berfokus pada pembersihan lembut, moisturizer, serta sunscreen sampai kulit kembali nyaman.
Produk peeling dapat menyebabkan rasa perih, kering, kemerahan, atau pengelupasan pada sebagian pengguna. Risiko tersebut dapat meningkat apabila pengguna memakai produk terlalu sering, terlalu lama, atau menggabungkannya dengan banyak bahan aktif kuat.
Hindari penggunaan pada kulit yang sedang luka atau mengalami iritasi. Jangan meningkatkan durasi maupun frekuensi penggunaan dengan tujuan memperoleh hasil lebih cepat.
Hentikan pemakaian apabila muncul pembengkakan, rasa terbakar yang kuat, ruam berat, atau iritasi yang tidak membaik. Konsultasikan dengan dokter kulit apabila keluhan berlangsung terus-menerus.
HANASUI Power Peeling Serum memiliki nomor notifikasi BPOM NA18220104003 dengan barcode (90)NA18220104003(91)250418. Notifikasi tersebut memiliki tanggal terbit 10 Maret 2025.
Pendaftarnya tercantum atas nama Eka Jaya Internasional, PT, sedangkan industri kosmetikanya adalah EKA JAYA INTERNASIONAL. Produk tercatat dalam kemasan botol dalam dus ukuran 5 mL, 10 mL, 15 mL, 20 mL, 25 mL, 30 mL, dan 50 mL.
Data yang diberikan tidak mencantumkan komposisi, jenis bahan peeling, maupun konsentrasinya. Oleh karena itu, konsumen perlu memeriksa ingredients, durasi pemakaian, frekuensi penggunaan, dan peringatan pada kemasan. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan saran dokter atau tenaga kesehatan profesional.
Hanasui merupakan merek kosmetik yang memiliki beragam produk perawatan kulit, mulai dari serum, moisturizer, sunscreen, masker, hingga produk wewangian. Sejumlah […]