Adakah yang sedang mempersiapkan diri untuk kuliah di luar negeri? Tentunya kamu pasti sudah mengenal tes bahasa Inggris yang satu ini bukan? Yup, IELTS! Sudah berapa banyak contoh soal IELTS yang kamu kerjakan?

IELTS memiliki dua jenis tes yang fungsinya berbeda-beda. Pertama IELTS AC atau Academic yang berguna bagi kamu para pejuang kuliah di luar negeri. Tes jenis ini akan fokus mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam bidang akademik.

Hal itu terwujud dalam bentuk soal yang mengangkat topik bidang keilmuan dengan diksi yang lebih formal dan sulit jika dibandingkan dengan jenis tes lain, yaitu IELTS GT. General Training atau yang disingkat menjadi GT merupakan tes IELTS yang dikhususkan bagi para calon pekerja.

Jadi, untuk kamu yang ingin melamar kerja di luar negeri, ikutilah IELTS GT. Soal-soal cenderung mengarah pada konteks keseharian dan penggunaan bahasa Inggris secara praktis.

Meskipun berbeda dari segi fungsi, kedua jenis tes tersebut memiliki bagian atau sesi tes yang sama, antara lain terdiri atas listening, reading, writing, dan speaking.

Betul adanya bahwa mengerjakan latihan soal merupakan salah satu kunci untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris. Contoh soal IELTS dengan mudahnya dapat kamu temukan di internet. Berikut ini beberapa contoh soal IELTS yang bisa kamu jadikan acuan dalam belajar.

Terdiri dari apa saja sih Tes IELTS?

Uraian di bawah ini akan memberikan contoh soal IELTS dari setiap bagian. Contoh soal yang diberikan berbentuk template berdasarkan soal-soal yang muncul dalam tes IELTS yang sesungguhnya.

Dengan total durasi 2 jam 45 menit, kamu harus menyelesaikan 4 bagian soal, yakni listening, reading, writing dan speaking. Dengan batas waktu tiap bagian yang berbeda-beda. 

 

1. Listening Section

Listening Section

 

Pada bagian listening atau mendengarkan, kamu akan memiliki waktu 30 menit untuk mengerjakan total 40 pertanyaan dari 4 bagian rekaman yang akan diputar.

Tingkat kesulitan akan berada di bagian terakhir dengan topik yang semakin berat. Bagian 1 biasanya berisi percakapan sehari-hari antara dua orang. Sementara itu, pada bagian 4 umumnya berbentuk monolog yang membahas topik penelitian.

Soal pada bagian listening berbentuk pilihan ganda. Berikut ini merupakan salah satu contoh soal IELTS pada listening section:

What was Giselle’s main source of materials?

  1. books
  2. newspapers
  3. interviews

Kamu hanya perlu memilih jawaban mana yang menurutmu paling tepat sesuai dengan rekaman yang sudah diputar.

 

2. Reading Section

Reading Section

 

Waktumu akan dibatasi selama 60 menit untuk menyelesaikan seluruh soal. Dalam reading section akan disajikan beberapa potongan teks panjang. Terdapat beberapa bentuk soal dari reading section.

Bentuk pertama adalah pilihan ganda atau multiple choice. Seperti soal pilihan ganda pada umumnya, kamu hanya perlu memilih satu jawaban yang menurutmu benar. Tapi, ada juga soal yang memintamu untuk memberikan dua jawaban.

Bentuk kedua yakni identifying information atau mengidentifikasi informasi. Pada bagian ini, kamu harus memilih TRUE/FALSE/NOT GIVEN, berdasarkan teks yang disajikan.

Bentuk ketiga ialah mencocokkan ide gagasan atau matching headings. Kamu akan diminta untuk menentukan ide pokok yang tepat dari setiap paragraf yang ada dalam teks.

Selanjutnya, terdapat bentuk soal sentence completion atau melengkapi kalimat. Jadi, kamu harus mencari kata yang tepat untuk melengkapi titik-titik yang kosong. Begitupun dengan bentuk soal kelima yang mengharuskan kamu mengisi kekosongan pada tabel atau paragraf. 

Selama mengerjakan soal reading, penting bagimu untuk memperhatikan soal dan perintah. Jangan sampai salah menjawab hanya karena kamu tidak membaca perintah dengan cermat.

 

3. Writing Section

Writing Sectio

 

Kamu memiliki waktu satu jam untuk menyelesaikan writing section. Bagian ini juga terdiri atas 4 bentuk soal. Jadi, setidaknya kamu harus menyelesaikan setiap soal dalam waktu 25 menit.

Soal pertama akan memintamu menuliskan rangkuman dari diagram, tabel, atau grafik yang disajikan. Uraikan dengan jelas bagaimana data tersebut dapat dialihkan dalam bentuk paragraf.

Sama halnya dengan speaking section dimana semakin ke atas akan semakin sulit tingkatannya. Soal keempat dalam writing section akan memintamu menuliskan esai sesuai dengan masalah yang sudah disajikan dalam soal.

Kamu harus mengungkapkan pendapatmu dengan jelas. Nilaimu akan didasarkan pada seberapa kuat argumenmu dalam menyikapi permasalahan tersebut.

Selain itu, ada satu hal penting lainnya yang harus kamu lakukan dalam mengerjakan soal writing adalah grammar atau tata bahasa.

 

4. Speaking Section

Speaking Section

 

Pada speaking section, kamu akan diberi waktu 14-15 menit untuk setiap bagiannya. Bisa dibilang bagian dalam speaking section ini paling sedikit, karena hanya ada 3.

Bagian pertama, kamu akan diminta untuk memperkenalkan diri dan ditanya oleh penguji seputar diri kamu, seperti:

  • Could you please tell me your favorite place at home?
  • Do you have any hobbies?
  • Do you prefer movies or books?
  • Tell me about yourself.

Itulah beberapa contoh pertanyaan yang akan muncul pada bagian pertama. Kamu hanya perlu menjawab dengan tenang dan jujur karena pertanyaan masih berkaitan dengan diri sendiri.

Bagian kedua akan mulai masuk ke tahap yang sedikit sulit karena kamu akan diminta oleh penguji untuk mengungkapkan pendapatmu terkait topik tertentu. Topik ini akan kamu pilih sendiri dari kartu yang disediakan oleh penguji.

Kamu akan diberi waktu untuk menyiapkan argumen selama 1 menit. Kemudian, dalam 2 menit kurang lebih kamu harus berargumen agar penguji mengerti pandangan kamu terhadap topik yang kamu pilih.

Masuk ke bagian ketiga, kamu akan berdiskusi dengan penguji terkait argumen yang kamu sampaikan pada bagian sebelumnya.

Penguji akan mengulik lebih jauh lagi kemampuan berbicara dan tingkat pemahaman kamu dalam berbahasa Inggris melalui diskusi. Pertanyaan yang biasanya muncul dalam bagian ini antara lain:

  • Why do you think this person can influence many people?
  • Do you think no one could argue with him?
  • Why do people hate him?

Pertanyaan yang diajukan akan selalu bersifat terbuka agar dapat diolah menjadi bahan diskusi. Untuk dapat lancar dalam menyelesaikan bagian ini, kamu harus berlatih berbicara bahasa Inggris dengan siapapun itu.

Salah satu cara agar skill bahasa Inggris kamu meningkat adalah dengan mengikuti kursus bahasa Inggris bersama Eduversity. Kamu akan belajar tips and trick menghadapi para penguji dari konselor yang berpengalaman.

Kamu juga akan mendapat banyak contoh soal IELTS yang dapat kamu kerjakan secara mandiri guna mengasah kemampuan bahasa Inggrismu. Sehingga nantinya kamu dapat meraih skor maksimal dalam tes IELTS.

Skor itulah yang akan menentukan peluangmu terbuka atau justru semakin tertutup dan menipis untuk bisa kuliah di luar negeri. Jangan sampai ketinggalan dengan mereka yang telah memecahkan ratusan contoh soal IELTS di Eduversity.

Dapatkan informasi selengkapnya mengenai pendaftaran dan hal lainnya di www.eduversity.co.id atau dengan mengiri form di bawah ini.