Salah satu negara maju yang menjadi destinasi pekerjaan terkenal di Asia adalah Jepang. Kesempatan yang diberikan pun sangat luas bagi tenaga kerja luar negeri karena Jepang tak memiliki Sumber Daya Manusia yang cukup untuk berkecimpung dalam industri disana. 

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

Hal tersebut menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Jepang khususnya dalam menindaklanjuti keberlangsungan industri dan  tentunya menjadi lampu hijau bagi para tenaga kerja produktif di Indonesia yang ingin mencicipi kesempatan bekerja di Negeri Sakura.

Bentuk keseriusan tersebut didaulat dengan mengubah Undang-Undang Keimigrasian yang memberi kelonggaran bagi warga negara asing yang tertarik untuk bekerja di Jepang. 

Jenis-Jenis Pekerjaan Bagi Tenaga Asing

Sebagai langkah awal, perlu kiranya kita mengenal jenis-jenis pekerjaan yang ditawarkan bagi tenaga kerja asing. Berikut urutannya:

  • Pekerja Magang atau Kenshusei
  • Tenaga perawat (Kangoshi) dan caregiver (Kaigofukushishi)
  • Tenaga profesional dengan skill khusus, seperti tenaga pendidik, juru masak, karyawan yang bekerja di anak perusahaan Jepang, dan lainnya

Tercatat, telah tersedia 14 sektor bagi para tenaga kerja asing yang disediakan langsung oleh Pemerintah Jepang, berikut daftarnya :

  • Industrial Machine
  • Industrial Electric
  • Machine Parts and Tooling Industries
  • Building Cleaning Management
  • Construction Industries Shipbuilding and Ship Machine Industry
  • Automobile Repair and Maintenance
  • Accommodation Industry
  • Agriculture
  • Food Service Industry
  • Electronics and Information Industries
  • Manufacture of Food and Beverages
  • Aviation Industry
  • Care worker 


Jalur Masuk kerja di Jepang Bagi Tenaga Kerja Dari Indonesia

Jalur Masuk kerja di Jepang Bagi Tenaga Kerja Dari Indonesia

Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi TKI Jepang dan menjadi salah satu tenaga kerja asing di Jepang pastinya harus terlebih dahulu mengetahui lembaga rekrutmen yang akan membawa kamu kesana.

Ada dua jalur rekrutmen yang bisa kamu jadikan loncatan untuk mendaftar sebagai pekerja di Jepang, diantaranya :

Jalur Negeri

Jalur ini diselenggarakan secara langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan) yang dibuka sekali dalam setahun. 

Setelah melakukan pendaftaran, kamu terlebih dahulu harus mengikuti pendidikan Bahasa Jepang. 

Hal ini diperlukan mengingat sedikit dari penduduk Jepang yang fasih berbahasa Inggris dan tulisan yang kamu temukan mayoritas menggunakan kanji, bukan romawi.

Related Articel  TKI Jepang: Gaji, Persyaratan dan Cara Daftarnya

Setelahnya akan dilakukan berbagai tes kemampuan, mulai dari tes matematika, wawancara hingga tes bahasa kakunin.

Kemudian kamu akan masuk ke pelatihan tahap 1&2 (+/- 4 bulan) untuk setelahnya siap diberangkatkan ke Jepang.

Keuntungan lewat jalur ini adalah, kamu bisa menghemat biaya karena tersedia subsidi dari pemerintah.

Jika berminat, jangan ragu untuk langsung datangi kantor Kemenaker

Baca Juga: 4 Lowongan TKI Jepang Untuk Lulusan SMA & SMK

Jalur Swasta

Jalur ini banyak dipilih karena dirasa lebih cepat dan efisien dibanding jalur sebelumnya, perekrutannya pun dilakukan hampir setiap bulan sehingga tak perlu menunggu lama. 

Jalur ini biasanya diselenggarakan oleh LPK yang telah memiliki izin sending organization (SO) untuk kemudian bekerjasama dengan Accepted Organization yang bertugas mengurus operasional dan penempatan di berbagai perusahaan.

Alurnya hampir sama dengan jalur sebelumnya, perbedaannya di jalur swasta kamu akan mendapatkan tes praktek kerja, dan pelatihan yang lebih singkat dari jalur sebelumnya (sekitar 3 bulan).

Biaya yang dikeluarkan berkisar antara 25-30 juta untuk pemberangkatan dan latihan awal, dan nantinya setelah pulang kamu akan mendapatkan pencairan asuransi.

Syarat Syarat untuk Melamar Kerja di jepang

Syarat Syarat untuk Melamar Kerja di jepang

Tentunya, sebelum meluncur ke Jepang calon pekerja harus terlebih dahulu mengetahui prasyarat yang diajukan untuk bisa melamar pekerjaan di Jepang, berikut rinciannya:

Syarat Umum

  • Pendidikan minimal SMA, Diploma III atau lulusan Strata I
  • Batasan umur yang telah ditetapkan lembaga recruiter. Maksimal 26 tahun dan minimal 19 tahun bagi pendaftar jalur negeri. Untuk jalur swasta 18-30 tahun
  • Minimum tinggi badan 160 cm (Pria) atau 150 cm (Wanita), dan berat badan ideal 
  • Tidak memiliki masalah pada indera penglihatan
  • Tidak memiliki masalah kulit, dan tidak bertato
  • Tidak memiliki masalah kesehatan pada organ tubuh

Syarat Administrasi

  • Surat lamaran 
  • Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga
  • Kartu Kuning
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian
  • Surat keterangan sehat dari dokter
  • Surat izin orangtua
  • Surat keterangan lulus (ijazah) atau daftar nilai gabungan (transkrip)
  • SKT yang diterbitkan lembaga terkait
  • Foto dengan ukuran dan latar yang ditentukan
Related Articel  4 Lowongan TKI Jepang Untuk Lulusan SMA & SMK

Kisaran Gaji Kerja Di Jepang

Berbicara mengenai pekerjaan, tentu tak lepas dari jumlah gaji atau uang saku bagi para pekerja atau peserta magang.

Kira-kira berapa jumlah gaji/uang saku yang bisa didapat oleh tenaga kerja asing disana?

Jawabannya, rata-rata gaji pekerja di Jepang adalah 120.000/jam. Sementara itu, jam kerja karyawan di Jepang bisa 12-18 jam per hari.

Itu berarti, kamu bisa mengantongi Rp. 1.440.00 hingga Rp. 2.160.000 per harinya.

Budaya Masyarakat Jepang Dalam Pekerjaan dan Keseharian

Budaya Masyarakat Jepang Dalam Pekerjaan dan Keseharian

Sebelum membayangkan besaran gaji, ada satu hal penting yang perlu diketahui para calon pekerja.

Kultur bekerja masyarakat Jepang, kiranya akan menjadi satu syarat tak tertulis untuk kamu sebagai modal agar bisa berbaur dan beradaptasi dengan cepat disana. 

Apa saja kebiasaan masyarakat Jepang dalam melaksanakan pekerjaan atau dalam kesehariannya?

Membungkukkan badan

Jika nanti ada seorang kolega atau teman yang mengucapkan maaf atau berterima kasih dengan membungkukkan badan.

Itu adalah satu bentuk tradisi turun temurun masyarakat Jepang yang masih dijaga hingga kini bahkan oleh kaum millennial.

Jam kerja yang panjang

Masyarakat Jepang dikenal sebagai pekerja keras, tak heran jika jam kerja yang mereka miliki bahkan mencapai 1.712 jam per tahun. Mereka bahkan bisa menghabiskan 80 jam lembur, tanpa biaya!

Budaya disiplin dan tepat waktu

Hal paling mendasar yang bisa kita pelajari dari orang Jepang adalah tingkat disiplin mereka yang begitu tinggi, seolah tiada kata terlambat walau satu menit dalam kamus mereka.

Jika berkeinginan kerja disana, jangan pernah mencoba untuk datang telat

Bos adalah dewa

Orang Jepang sangat patuh terhadap perintah atasannya. Seorang bos akan dianggap dewa oleh karyawannya, mereka bahkan rela lembur tak dibayar demi mengerjakan tugas dari atasannya.

Rasa tanggungjawab yang tinggi

Bagi orang Jepang kegagalan hari ini, adalah kegagalan di masa depan. Kegagalan yang terjadi hari ini, artinya masa depan mereka pun akan dipertaruhkan.

Bahkan prinsip mereka adalah mengundurkan diri jika tak mampu menyelesaikan pekerjaan.

Related Articel  TKI Jepang: Gaji, Persyaratan dan Cara Daftarnya

Senioritas

Jangan takut dulu, senioritas disini sifatnya positif. Orang Jepang sangat menghormati semua orang.
Apalagi yang mereka anggap sebagai senior. Senior bertugas membimbing dan junior akan mendengarkan arahannya.

Bagaimanakah Cara Mendaftar Sebagai Pekerja Di Jepang?

Cara Mendaftar Sebagai Pekerja Di Jepang

Sudah mulai tertarik untuk kerja di Jepang?

Banyak keuntungan dan manfaat yang akan kamu terima saat bekerja di Jepang, selain mendapat pengalaman kerja di luar negeri, kamu yang mengikuti program magang juga akan mendapatkan uang saku berkisar antara 8-10 juta perbulan (diluar biaya lembur)

Sertifikat resmi kompetensi juga akan kamu dapatkan sesuai bidang kerja saat menjalani magang di Jepang yang tentunya berskala internasional.

Pendaftar jalur negeri, setelah selesai bekerja di Jepang akan mendapatkan modal usaha sekitar 70 juta jumlahnya.

Untuk pendaftar jalur swasta juga akan mendapatkan pencairan biaya asuransi yang nilainya bisa mencapai 20-50 juta.

Kesempatan yang besar tentunya, kalau kita bisa belajar dan berkembang di luar negeri dan memberikan dampak besar bagi negeri kita sendiri.

Namun, tak jarang tembok besar sudah menghadang bahkan sebelum kita sempat menyentuhnya.

Kendala Bahasa seringkali menjadi bagian tersulit, mengingat Bahasa Jepang sendiri merupakan salah satu

Bahasa paling kompleks sehingga dikategorikan sebagai bahasa yang sulit untuk dipelajari. Jangan khawatir, solusi selalu datang bahkan sebelum kamu menemukan masalah!

Kamu bisa mempersiapkannya dari sekarang, tidak pernah ada kata terlambat saat kita berniat untuk mencoba, dan jangan sampai salah langkah. 

Bagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah, jangan sia-siakan kesempatan. Kalian bisa mencuri start lebih awal dan langsung membekali diri untuk menjadi bagian dari program besar ini. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program kerja di Jepang kamu bisa kunjungi dan mendaftar tanpa agen kepada Kami Eduversity.co.id dengan mengisi form diatas ini, semoga membantu dan bermanfaat.